Islam and Environment BY Bimbel Jakarta Timur


| Environment and the various problems that occur today is inseparable from the human role in it. This role can be as good of a role and the role of environmental preservation evils like environmental destruction.
Islam, our beautiful deen (religion) has actually taught us to maintain and preserve the environment. This is mainly because we are given the amanat (the trust) as caliph or leader on earth.

"And [mention, O Muhammad], when your Lord said to the angels, "Indeed, I will make upon the earth a successive authority." They said, "Will You place upon it one who causes corruption therein and sheds blood, while we declare Your praise and sanctify You?" Allah said, "Indeed, I know that which you do not know."
(Surah Al baqarah 2:30)

"And cause not corruption upon the earth after its reformation"
(Sural Al a'raf 7:56)

"And do not deprive people of their due and do not commit abuse on earth, spreading corruption"
(Surah Ash- shu'ara 26:183)

If only we want to learn, there are so many teachings from the Qur'an and hadith which can be a good guideline in our daily lives and even in which a larger scale.

Some things which Islam has ordered us to do are :

1. Planting


Anas reported that the Prophet said, "If a Muslim plants a tree or sows seeds, and then a bird, or a person or an animal eats from it, it is regarded as a charitable gift (sadaqah) for him." (Bukhari)

Anas (May Allah be pleased with him) reported that the Prophet (peace and blessings be upon him) said, “If the Hour (the day of Resurrection) is about to be established and one of you was holding a palm shoot, let him take advantage of even one second before the Hour is established to plant it.” (Authinticated by Al-Albani)

2. Do not wasting or over consumption


And be not excessive. Indeed, He does not like those who commit excess. (Surah Al an'am 141 and Al a'raf 31)

Àbdullah ibn Amr ibn Al-`Aas (May Allah be pleased with him) reported that the Prophet passed one day by Sa`d ibn Abi Waqas (May Allah be pleased with him) while he was performing wudu'(ritual cleaning of body parts in preparation for prayer). The prophet asked Sa`d, "Why is this wastage?" Sa`d replied "Is there wastage in wudualso?" The Prophet said, "Yes, even if you are at a flowing river."

3. Keeping environment clean is important:


Mu`adh (may Allah be pleased with him) reported that the Prophet warned, "Beware of the three acts that cause you to be cursed: relieving yourselves in shaded places (that people utilize), in a walkway or in a watering place." (Ranked sound, hasan, by Al-Albani)

Abu Hurairah (radiallaahu ‘anhu) reported Allaah’s Messenger (salallaahu ‘alaihi wa sallam) as saying, “A person, while walking along the path, saw the branches of a tree lying there. He said: ‘By Allaah, I shall remove these from this so that these may not do harm to the Muslims,’ and he was admitted to Paradise.“ [Sahih Muslim]

4. Animals should be cared for:


Abu Hurairah (may Allah be pleased with him) narrated that the Prophet said, "A man felt very thirsty while he was on the way, there he came across a well. He went down the well, quenched his thirst and came out. Meanwhile he saw a dog panting and licking mud because of excessive thirst. He said to himself, "This dog is suffering from thirst as I did." So, he went down the well again, filled his shoe with water, held it with his mouth and watered the dog. Allah appreciated him for that deed and forgave him." The Companions said, "O Allah's Messenger! Is there a reward for us in serving the animals?" He replied: "There is a reward for serving any living being." (Bukhari)

Abdullah ibn `Umar (may Allah be pleased with him) narrated that the Prophet said, "A woman entered the (Hell) Fire because of a cat which she had tied, neither giving it food nor setting it free to eat from the vermin of the earth." (Bukhari)


Islam and Environment BY Bimbel Jakarta Timur
kata bijak







ISLAM DAN LINGKUNGAN



Lingkungan dan berbagai permasalahannya yang terjadi dewasa ini tidak terlepas dari peran manusia didalamnya. Peranan ini bisa berupa peran kebaikan seperti pelestarian lingkungan maupun peran keburukan seperti perusakan lingkungan.

Islam, agama kita yg indah ini sebenarnya telah mengajarkan kita untuk menjaga dan memelihara lingkungan. Hal ini terutama karena kita diberikan amanah (kepercayaan) sebagai khalifah atau pemimpin di bumi.

 “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Aku hendak menjadikan khalîfah di muka bumi.” Mereka berkata, “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu”. Dia berfirman, “Sungguh Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (QS. Al-Baqarah 2: 30)

 “Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya” (QS. Al-A’raf: 56)

"Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (keni’matan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan Dan janganlah kamu merugikan manusia pada hak-haknya dan janganlah kamu merajalela di muka bumi dengan membuat kerusakan. (QS As-Syuara’ 26:183)

Islam and Environment BY Bimbel Jakarta Timur
Al Qur'an


 Jika kita mau mempelajari, begitu banyak tuntunan dari Al-Qur'an dan hadist yang dapat menjadi pedoman kita baik dalam kehidupan sehari2 maupun dalam skala yg lebih besar.


Beberapa hal yg diperintahkan dalam Islam adalah:

1. Bertanam

حَدِيْثُ اَنَسٍ رضى الله عنه قَالَ: مَامِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ اَوْيَزْرَعُ زَرْعًا فَيَأْكُلُ مِنْهُ طَيْرٌ اَوْاِنْسَانٌ اَوْبَهِيْمَةٌ اِلاَّكَانَ لَهُ بِهِ صَدَقَةٌ. (اخرجه البخارى فى كتاب المزاعة)

“ Hadits dari Anas r.a. dia berkata: Rasulullah Saw. bersabda : Tidaklah seseorang muslim menanam sebatang pohon atau menabur benih ke tanah, lalu datang burung atau manusia atau binatang memakan sebagian daripadanya, melainkan apa yang dimakan itu merupakan sedekahnya “. (HR. Imam Bukhori)

Anas Rodhiyallohu ‘Anhu dari Rasulullah Shollallohu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda:

إِنْ قَامَتِ السَّاعَةُ وَ فِي يَدِ أَحَدِكُمْ فَسِيْلَةٌ فَإِنِ اسْتَطَاعَ أَنْ لاَ تَقُوْمَ حَتَّى يَغْرِسَهَا فَلْيَغْرِسْهَا

“Sekiranya hari kiamat hendak terjadi, sedangkan di tangan salah seorang diantara kalian ada bibit kurma maka apabila dia mampu menanam sebelum terjadi kiamat maka hendaklah dia menanamnya.” (HR. Imam Ahmad 3/183, 184, 191)

2. Tidak boros atau konsumsi berlebihan

“Dan janganlah kalian berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan”. (QS. Al-An’am: 141 dan Al-A’raf: 31)

Hadits riwayat Sa’ad tatkala Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- melewati beliau ketika beliau (Sa’ad) sedang berwudhu, maka beliau bersabda kepadanya:
“Janganlah kalian boros dalam (penggunaan) air”, maka beliau (Sa’ad) berkata, “Apakah dalam (masalah) air ada pemborosan?”, beliau bersabda, “Iya, walaupun kamu berada di sungai yang banyak airnya”. Riwayat Ahmad.

3. Menjaga kebersihan lingkungan

… اتَّقُوا الْمَلَاعِنَ الثَّلَاثَةَ الْبَرَازَ فِي الْمَوَارِدِ وَقَارِعَةِ الطَّرِيقِ وَالظِّلِّ

Artinya :


Jauhilah tiga macam perbuatan yang dilaknat ; buang air besar di sumber air, ditengah jalan, dan di bawah pohon yang teduh. (HR. Abu Daud)

Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada seseorang laki-laki yang melewati ranting berduri berada di tengah jalan. Ia mengatakan, ‘Demi Allah, aku akan menyingkirkan duri ini dari kaum muslimin sehingga mereka tidak akan terganggu dengannya.’ Maka Allah pun memasukkannya ke dalam surga.”

4. Memelihara binatang

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِي اللَّه عَنْهم أَنَّ النَّبِيَّ e قَالَ بَيْنَا رَجُلٌ بِطَرِيقٍ اشْتَدَّ عَلَيْهِ

الْعَطَشُ فَوَجَدَ بِئْرًا فَنَزَلَ فِيهَا فَشَرِبَ ثُمَّ خَرَجَ فَإِذَا كَلْبٌ يَلْهَثُ يَأْكُلُ الثَّرَى مِنَ الْعَطَشِ فَقَالَ الرَّجُلُ لَقَدْ بَلَغَ هَذَا الْكَلْبَ مِنَ الْعَطَشِ مِثْلُ الَّذِي كَانَ بَلَغَ مِنِّي فَنَزَلَ الْبِئْرَ فَمَلَا خُفَّهُ مَاءً فَسَقَى الْكَلْبَ فَشَكَرَ اللَّهُ لَهُ فَغَفَرَ لَهُ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّه وَإِنَّ لَنَافِي الْبَهَائِمِ لَأَجْرًا فَقَالَ فِي كُلِّ 

ذَاتِ كَبِدٍ رَطْبَةٍ أَجْرٌ


Artinya :
Dari Abu Hurairah, berkata; Rasulullah saw bersabda : “suatu ketika seorang laki-laki tengah berjalan di suatu jalanan, tiba-tiba terasa olehnya kehausan yang amat sangat, maka turunlah ia ke dalam suatu sumur lalu minum. Sesudah itu ia keluar dari sumur tiba-tiba ia melihat seekor anjing yang dalam keadaan haus pula sedang menjilat tanah, ketika itu orang tersebut berkata kepada dirinya, demi Allah, anjing initelah menderita seperti apa yang ia alami. Kemudian ia pun turun ke dalam sumur kemudian mengisikan air ke dalam sepatunya, sepatu itu digigitnya. Setelah ia naik ke atas, ia pun segera memberi minum kepada anjing yang tengah dalam kehausan iu. Lantaran demikian, Tuhan mensyukuri dan mengampuni dosanya. Setelah Nabi saw, menjelaskan hal ini, para sahabat bertanya: “ya Rasulullah, apakah kami memperoleh pahala dalam memberikan makanandan minuman kepada hewan-hewan kami ?”. Nabi menjawab : “tiap-tiap manfaat yang diberikan kepada hewan hidup, Tuhan memberi pahala”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, bersabda:

دَخَلَتِ امْرَأَةٌ النَّارَ فِي هِرَّةٍ رَبَطَتْهَا فَلاَ هِيَ أَطْعَمَتْهَا وَلاَ هِيَ أَرْسَلَتْهَا تَأْكُلُ مِنْ خَشَاشِ اْلأَرْضِ حَتَّى مَاتَتْ هَزْلاً

“Seorang wanita masuk Neraka karena seekor kucing yang diikatnya. Dia tidak memberinya makan dan tidak membiarkannya makan serangga bumi, sehingga mati kelaparan."



Islam and Environment BY Bimbel Jakarta Timur
Hadist

https://www.radarhot.com/2017/07/islam-and-environment.html

Hujan Asam dan Dampaknya by Bimbel Jakarta Timur



Hujan Asam dan Dampaknya by Bimbel Jakarta Timur



HUJAN ASAM By Bimbel Jakarta Timur



| Hujan Asam Merupakan fenomena alam yang sangat mengkhawatirkan, karena merusak lingkungan, juga membahayakan kehidupan manusia serta mahluk hidup lain. Hujan asam terjadi karena perilaku manusia yang banyak menggunakan bahan-bahan pemicu polusi dalam aktivitasnya.
Atmosfer bumi secara alami selalu mengandung oksida asam. Letusan gunung berapi akan membuang gas SO2 dan SO3 ke udara. Pembakaran hutan dan pernapasan manusia atau hewan melepaskan gas CO2. Ketika terjadi petir, energi listrik yang timbul menyebabkan reaksi gas N2 dan gas O2  di udara membentuk gas N2O3 dan N2O5. Oksida asam ini bereaksi dengan air hujan menghasilkan asam. Itulah sebabnya air hujan bersifat agak asam dengan pH sekitar 6.

Hujan Asam dan Dampaknya by Bimbel Jakarta Timur

Seiring dengan kemajuan zaman dan meningkatnya aktivitas manusia seperti pemakaian bahan bakar minyak bumi, pembangkit listrik, penggunaan pupuk amonia dan lain-lain menyebabkan jumlah oksida asam di udara meningkat pesat terutama karbon dioksida, belerang dioksida dan belerang trioksida serta nitrogen dioksida. Sulfur dioksida dan nitrogen dioksida bereaksi dengan uap air dan membentuk asam sulfat dan asam nitrat yang akhirnya berkondensasi membentuk awan-awan yang menjadikannya hujan asam yang memiliki pH sekitar 5,6.

Kejadian hujan asam memberikan dampak yang merugikan bagi bumi dan kehidupan yang ada didalamnya. Dampak yang terjadi karena hujan asam diantaranya adalah sebagai berikut 

• Dampak pada bangunan serta situs bersejarah 



Asam adalah zat yang bersifat korosif, artinya dapat merusak logam, marmer maupun bebatuan. Jadi pada saat terjadi hujan asam, bisa dipastikan akan terjadi korosi di logam-logam dan bebatuan yang terkena air hujan asam tersebut. Jika terdapat patung-patung di daerah yang terpapar hujan asam dapat dilihat keruskannya dimana bentuk patung-batung maupun bangunan sudah tak lagi sempurna. Contohnya adalah yang terjadi pada Taj mahal di India, dimana dinding-dinding marmer serta pilar-pilar bangunannya sudah terkikis oleh hujan asam.

Hujan Asam dan Dampaknya by Bimbel Jakarta Timur
dampak pada bangunan dan situs sejarah


• Dampak pada tanah


Tanah mengandung sejumlah logam dan mineral yang melimpah. Ketika logam-logam ini bersentuhan dengan hujan asam, reaksi kimia yang berbahaya dapat terjadi. Reaksi-reaksi kimia ini dapat menyebabkan erosi tanah. Kandungan asam yang berlebih juga diketahui dapat mengurangi kesuburan tanah, miskin mineral dan unsur hara yang dibutuhkan oleh tumbuhan sehingga tumbuhan sulit hidup dan menyebabkan tanah menjadi tandus. Asam juga dapat mengurangi jumlah mikroorganisme yang hidup di tanah, mikroorganisme di tanah penting untuk menguraikan tumbuhan & makhluk lain yang mati dan membusuk.

• Dampak pada tumbuhan


Hujan asam akan menyapu kandungan nutrisi dalam tanah sebelum tumbuhan sempat mempergunakannya untuk tumbuh. Zat kimia beracun seperti aluminium juga akan terlepas dan bercampur dengan nutrisi. Apabila nutrisi ini diserap oleh tumbuhan akan menghambat pertumbuhan dan mempercepat daun berguguran, kemudian tumbuhan akan terserang penyakit, kekeringan, dan mati. Selain itu hujan asam dapat menyebabkan rusaknya lapisan lilin yang menutupi daun tanaman, yang mempengaruhi fotosintesis tanaman tersebut. Karena kekurangan gizi, tanaman jadi rentan terhadap penyakit.  Asam-asam yang berbahaya dapat merusak akar pohon-pohon.


Hujan Asam dan Dampaknya by Bimbel Jakarta Timur
dampak pada tumbuhan



• Dampak pada perairan



Hujan asam yang jatuh pada perairan seperti danau akan meningkatkan keasaman airnya. Keasaman yang meningkat menyebabkan beberapa spesies biota air mati karena tidak mampu bertahan di lingkungan asam. Meskipun  ada beberapa spesies yang dapat bertahan hidup tetapi karena rantai makanan terganggu maka spesies tersebut pada akhirnya dapat mengalami kematian pula.


Hujan Asam dan Dampaknya by Bimbel Jakarta Timur
dampak pada perairan


• Dampak pada kesehatan manusia


Hujan asam dapat menyebabkan kulit menjadi gatal-gatal dan memerah, juga beresiko menyebabkan pusing bagi orang yang memiliki kekebalan tubuh yang rendah. Selain itu ketika hujan asam terserap oleh tanah hingga menjadi beracun dan mengkontaminasi tumbuhan yang hidup di tanah tersebut, maka racun itu akan mengendap di dalam tubuh manusia yang memakannya. Begitu juga dengan perairan yang telah terkontaminasi dan airnya diminum. Selain itu polutan yang terkandung dalam hujan asam akan bereaksi dengan atmosfer membentuk zat yang dapat menyebabkan gangguan paru-paru dan gangguan pernapasan.enyebabkan pusing bagi orang yang memiliki kekabalan tubuh yang rendah.




Upaya Pencegahan Terbentuknya Hujan Asam

Mengingat dampak hujan asam yang luasdan sangat berbahaya,  maka perlu dilakukan upaya pencegahan terbentuknya hujan asam. Upaya yang dapat dilakukan  antara lain :

• Menggunakan bahan bakar dengan kandungan belerang (sulfur) rendah atau non sulfur

Minyak bumi memiliki kandungan belerang yang tinggi, untuk mengurangi emisi zat pembentuk asam dapat digunakan bahan bakar alternatif seperti gas alam ataupun bahan bakar non-belerang seperti methanol, etanol, dan hidrogen. Namun penggunaan bahan bakar non-belerang ini juga perlu diperhatikan karena akan membawa dampak pula terhadap lingkungan.

• Desulfurisasi pada bahan bakar minyak

Desulfurisasi adalah proses penghilangan atau pemisahan unsur belerang. 
 Pada dasarnya terdapat 2 cara desulfurisasi, yaitu dengan ekstraksi menggunakan pelarut, serta dekomposisi senyawa sulfur

• Mengaplikasikan prinsip Reuse, Recycle, Reduce

Reuse berarti menggunakan kembali bahan/barang yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama ataupun fungsi lainnya. Reduce berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah atau polutan. Dan Recycle berarti mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat.


Hujan Asam dan Dampaknya by Bimbel Jakarta Timur
kata-kata bijak

https://www.radarhot.com/2017/07/hujan-asam-dan-dampaknya.html

Asam, Basa Dan Garam Dalam Kehidupan Sehari hari

Asam, Basa Dan Garam Dalam Kehidupan Sehari hari





Dalam membahas  Asam, Basa Dan Garam Dalam Kehidupan Sehari hari Bimbel Jakarta Timur menjelaskan bahwa Asam, basa dan garam banyak dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Senyawa asam, basa dan garam selain terdapat secara alami di alam seperti asam sitrat dalam jeruk, senyawa-senyawa ini secara luas dimanfaatkan untuk industri serta keperluan sehari-hari.


Sebenarnya kita dapat mengenali zat tersebut dari rasanya akan tetapi cara itu sebaiknya dihindari untuk senyawa yang bersifat kuat karena selain beracun juga dapat melukai. Di laboratorium kita mengidentifikasinya menggunakan kertas lakmus, indikator alami ataupun pH meter. Kekuatan asam basa suatu zat ditentukan dari nilai pH nya yaitu derajat keasaman zat. Untuk zat asam memiliki ph <7, semakin kecil nilai pH-nya maka zat tersebut merupakan asam kuat. Sebaliknya zat yang bersifat basa memiliki pH > 7, semakin besar nilai pH menunjukkan makin kuat sifat basa. Untuk zat yang bersifat netral atau garam maka pH-nya 土 7.


1. Asam


Asam atau dalam bahasa Inggris disebut acid berasal dari bahasa Latin yaitu acetum yang berarti cuka. Senyawa asam banyak kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari dalam buah-buahan, cairan aki bahkan cairan lambung kita. Asam dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu asam organik dan asam anorganik. Asam organik merupakan senyawa asam yang berasal dari tumbuhan dan hewan sedangkan asam anorganik merupakan asam yang dibuat dari mineral-mineral dan nonlogam. Asam organik biasanya adalah asam lemah sedangkan asam anorganik biasanya adalah asam kuat di mana dalam keadaan pekat biasanya korosif, dapat melukai kulit, dan dapat melarutkan logam dengan cepat.

Senyawa asam dikenali dari rasanya yang asam, atau bahkan dari aromanya pun tercium asam. Tapi berhati-hati untuk tidak begitu saja mengidentifikasinya berdasarkan rasa dan aroma karena bisa berbahaya. Senyawa asam bersifat korosif artinya dapat merusak logam maupun marmer. Jika kertas lakmus merah dicelupkan ke dalam senyawa asam maka kertas lakmus tersebut tidak akan berubah warna. Tetapi jika kertas lakmus biru dicelupkan ke dalam senyawa asam maka kertas lakmus tersebut akan berubah warnanya menjadi merah.

Sifat-sifat asam :

• terasa asam
• korosif atau menyebabkan karat
• penghantar listrik yang baik 
di dalam air melepaskan ion  H+
• memiliki pH < 7
• merubah kertas lakmus biru menjadi merah

Contoh-contoh senyawa asam :


Asam, Basa Dan Garam Dalam Kehidupan Sehari hari
senyawa asam



2. Basa


Asam maupun basa adalah zat elektrolit dimana yang menyebabkan suatu zat bersifat basa adalah ion  OH yang dilepaskan ketika dilarutkan di dalam air. Semua basa, kecuali NH₄OH berwujud padat. Adapun NHOH tidak dijumpai dalam bentuk murni melainkan larutan gas NH₃ dalam air. Senyawa basa bersifat kaustik artinya dapat merusak kulit. Jika kita mencelupkan tangan ke dalam larutan basa maka kulit tangan kita terasa licin dikarenakan reaksi antara basa tersebut dengan lemak pada kulit kita. Karena sifatnya yang bereaksi dengan lemak itulah banyak zat bersifat basa yang digunakan sebagai pembersih seperti sabun mandi, deterjen maupun pembersih lantai. 


Basa jika dicampur dengan asam akan menghasilkan reaksi penetralan, yaitu menghasilkan garam dan air yang bersifat netral. Karena itulah banyak pupuk menggunakan zat basa untuk menetralkan tanah yang mempunyai keasaman tinggi. Begitu juga penggunaan senyawa basa untuk mengurangi keasaman dari cairan lambung kita yang mengandung HCl (asam klorida).   


Bimbel Jakarta Timur | Asam, Basa Dan Garam Dalam Kehidupan Sehari hari


Sifat-sifat basa :

• terasa pahit
• licin jika disentuh
• ketika dalam bentuk larutan merupakan penghantar listrik yang baik
• di dalam air melepaskan ion OH
• memiliki pH > 7
• merubah kertas lakmus merah menjadi biru

Contoh-contoh senyawa basa :


Bimbel Jakarta Timur | Asam, Basa Dan Garam Dalam Kehidupan Sehari hari



3. Garam


Semua garam merupakan elektrolit kuat. Seperti disebutkan di atas, garam dapat diperoleh dari reaksi penetralan yaitu reaksi pencampuran zat asam dan absa hingga menghasilkan garam dan air. Akan tetapi tidak semua garam berifat netral, itu tergantung dari kekuatan asam dan basa yang membentuknya. Jika asam pembentuknya kuat dan basanya lemah maka garam akan bersifat sedikit asam dengan nilai pH dibawah 7. Begitupun sebaliknya jika yang membentuknya adalah basa kuat dan asam lemah.

Garam banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh yang umum dikenal masyarakat yaitu natrium klorida atau dikenal sebagai garam dapur, magnesium sulfat atau garam inggris yang dipakai sebagai obat pencahar serta natrium bikarbonat atau soda kue (NaHCO)

Bimbel Jakarta Timur | Asam, Basa Dan Garam Dalam Kehidupan Sehari hari

Sifat-sifat garam :

• elektrolit kuat
• bersifat netral, kadang sedikit asam ataupun basa
• memiliki pH 土 7
• tidak merubah warna kertas lakmus

Contoh-contoh senyawa garam :


Bimbel Jakarta Timur | Asam, Basa Dan Garam Dalam Kehidupan Sehari hari

Demikian senyawa-senyawa asam, basa dan netral yang ada dalam kehidupan kita. Dengan mengenali sifat-sifat suatu campuran ataupun senyawa dapat membantu kita untuk memaksimalkan dalam pemanfaatannya maupun mengantisipasi hal yang merugikan.



https://www.radarhot.com/2017/07/asam-basa-dan-garam-dalam-kehidupan.html



Kelinci Laut Yang Menggemaskan by Bimbel Jakarta Timur

Kelinci Laut Yang Menggemaskan by Bimbel Jakarta Timur
Dalam Kelinci Laut Yang Menggemaskan Bimbel Jakarta Timur akan menceritakan Kelinci-kelinci yang hidup didasar laut mereka lucu-lucu, menggemaskan dan patut disimak untuk menambah pengetahuan

Jorunna Parva

Hewan lucu dengan nama latin Jorunna Parva ini, sebenarnya sama sekali tidak mempunyai kekerabatan, dengan kelinci yang umumnya kita kenal. Ia termasuk hewan invertebrata dan sejenis siput laut. Penampakannya yang seperti berbulu halus dengan bentuk yang menyerupai ekor dan telinga panjang sangat mirip dengan kelinci. Spesies ini diberi nama oleh ilmuwan terkenal Jepang bernama Kikutaro Baba pada tahun 1934.





Kelinci Laut Yang Menggemaskan by Bimbel Jakarta Timur
kelinci laut 2

caryophyllidia

Panjang tubuhnya kurang lebih 2,5 cm dan dapat ditemukan di perairan Indo pasifik dari Afrika Selatan sampai Pasifik Tengah. Walaupun yang terkenal dari hewan ini adalah yang berwarna putih dengan bintik hitam, tapi sebenarnya yang umum adalah berwarna kuning atau oranye bahkan coklat gelap. Mantel bulu Jorunna parva adalah disebabkan kumpulan batang kecil, yang disebut caryophyllidia, yang menutupi punggung binatang itu. Mereka teratur di sekitar tombol-tombol kecil yang terkadang berwarna hitam, sehingga kelinci laut tampak seperti berbintik-bintik. Menurut seorang ahli siput laut di Universitas Politeknik Negeri California bintik-bintik itu kemungkinan mempunyai peran sensorik.


Kelinci Laut Yang Menggemaskan by Bimbel Jakarta Timur
kelinci laut 3

rhinophores

"Telinga" kelinci laut, atau dua struktur mirip antena di atas kepalanya, paling jelas merupakan organ sensorik. Disebut rhinophores, mereka mendeteksi bahan kimia di dalam air yang membantu kelinci laut menemukan makanan dan teman. Struktur di bagian belakang kelinci laut yang terlihat seperti "bunga" kecil adalah insangnya. 

Kelinci Laut Yang Menggemaskan by Bimbel Jakarta Timur
kelinci laut 4

Kelinci laut seperti juga kebanyakan jenis siput laut adalah hewan hermaprodit. Mereka memiliki organ reproduksi jantan maupun betina, dan ketika mereka kawin kedua organ saling bertukar sperma. Umur J. parva yang pendek yaitu sekitar beberapa bulan sampai setahun menjadikan setiap kesempatan mereka untuk menemukan pasangan adalah sangat penting. 

Untungnya, walau berumur pendek, mereka tidak perlu mengkhawatirkan predator karena mereka sangat beracun sehingga predator yang berani memakan mereka akan mengalami kesulitan sendiri. Mereka mendapatkan pertahanan beracunnya dari makanannya yaitu spons laut. Beberapa racun ini digunakan untuk pengobatan kanker pada manusia. Siput laut memiliki kemampuan untuk mencuri sengatan dari ubur-ubur untuk digunakan melawan predator.



Kelinci Laut Yang Menggemaskan by Bimbel Jakarta Timur
merchandise kelinci laut


Di Jepang sendiri jorunna parva banyak dibuat gambar kartun serta merchandise lucu seperti boneka ataupun aksesoris.

https://www.radarhot.com/2017/07/kelinci-laut-yang-menggemaskan.html